Lima tahun sudah Doni mengabdikan diri menjadi guru wiyata bakti di sekolah dasar. Tak terasa usianya sudah 27 tahun, cukup untuk menikah. Namun, sampai sekarang Dia belum memiliki kekasih padahal keinginan ia untuk membina rumah tangga sudah sangat tinggi.
Suatu ketika Kepala Sekolah memerintahkan Doni untuk mengambil dana Bos di sebuah bank. Disana Doni bertemu dengan Wulan, teman kuliahnya dulu. Wulan sekarang menjadi pegawai bank tersebut. Mereka pun bertukar nomor telepon. Sejak pertemuan itu, Doni dan Wulan semakin dekat mereka sering jalan-jalan bareng dan ternyata keduanya saling jatuh cinta. Sebenarnya sejak kuliah dulu Doni dan Wulan sudah saling tertarik satu sama lain, namun ketertarikan tersebut hanya disimpan di hati saja. Akhirnya mereka pun menjalin hubungan cinta.
Hubungan cinta Doni dan Wulan tidak berjalan dengan mulus. Kedua orang tua Wulan sama sekali tidak menyetujui hubungan mereka karena Doni seorang guru bakti. Orang tua wulan menyuruh Wulan mengakhiri hubungan mereka. Namun Wulan dan Doni menolaknya, bahkan Doni mengatakan akan melamar Wulan. Bapak Wulan menyangsikan niatan Doni dengan berkata dengan keras dan menghina
” Bagaimana mungkin kamu bisa memberi makan anak saya, untuk makan sendiri saya kamu masih kekurangan. Kamu mau kasih makan anak saya batu” .
Doni menjawab dengan nada menasehati ” rejeki saya tidak hanya dari guru bakti pak. InsyaAlloh saya bisa memberi makan keluarga saya kelak”.
Kata-kata Doni tersebut membuat orang tua Wulan semakin geram dengan mengatakan bahwa Doni sama sekali tidak pantas untuk seorang pegawai bank seperti Wulan. Melihat kekasihnya dicaci maki, Wulan dengan berlinang air mata mengatakan bahwa dia sangat mencintai Doni, dan ingin menikah dengan Doni. Orang tua Wulan mengatakan akan merestui hubungan mereka, jika Doni memiliki uang Rp 1.000.000,00 dalam waktu tiga bulan.
Permintaan kedua orang tua Wulan ini tentu sangat memberatkan bagi Doni. Donipun menawar dalam jangka waktu satu tahun. Tetapi orang tua Wulan menolak, dan mengatakan jika Doni tidak mau dia harus melupakan pernikahannya dengan Wulan. Mendengar ancaman kedua orang tua Wulan, akhirnya Doni menyanggupi syarat dari kedua orang tua Wulan. Selain itu orang tua Wulan juga melarang Doni bertemu dengan Wulan sebelum uang Rp 1.000.000 terkumpul.
Sesampai di rumah, Doni bercerita kepada emaknya bahwa dia akan menikah dengan Doni. Emak Doni mengatakan bahwa apakah Doni siap menikah dengan Wulan, seorang anak juragan beras terkenal di kotanya. Doni pun menjawab pertanyaan emaknya ” InsyaAlloh mak”. Doni tidak menceritakan tentang syarat dari kedua orang tua Wulan, Doni takut emaknya terbebani. Namun, gosip dari tetangga tentang permintaan kedua orang tua wulan kepada Doni akhirnya sampai juga ke telinga Emak. Emak menanyakan kepada Doni tentang kebenarannya. Doni akhirnya menjawab dengan jujur bahwa gosip itu adalah benar. Emak menyarankan kepada Doni agar Doni menjual pekarangan, jadi Doni tidak perlu kerja siang malam untuk mencari uang. Doni menolak saran emak karena tidak mungkin dia tega untuk menjual pekarangan satu-satunya harta peninggalan almarhum bapaknya. Doni juga mengatakan agar emaknya tidak perlu khawatir karena dia pasti bisa mendapatkan uang satu juga itu sebagai mas kawin untuk Wulan.
”Rejeki manusia kan ada 10 mak. InsyaAlloh Alloh akan membukakan semuanya untuk Doni. Emak bantu Doni doa saja ya ” kata Doni meyakinkan emak agar tidak khawatir.
Emak memeluk Doni sambil berkata ”Emak akan selalu mendo’akan mu, le”
Waktu pagi dan siang Doni gunakan untuk mengajar di SD, lalu setelah pulang sekolah dia menjadi sales motor, malam hari dia gunakan sebagai relawan PNPM. Doni sama sekali tidak menunjukkan rasa capai, dia bekerja keras demi pernikahannya dengan Wulan.
Setiap bulan uamh uang yang berhasil Doni kumpulkan pasti habis, karena ada saja kebutuhan penting dan mendesak yang harus dia keluarkan. Bulan pertama Doni berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 400.000,00. Namun, uang itu habis untuk biaya opname emaknya di rumah sakit. Bulan kedua, uang yang dikumpulkan pun habis untuk membeli genting rumah yang telah rusak. Hal ini sama sekali tidak membuat Doni putus asa, dia tetap berusaha keras untuk mendapatkan uang satu juta tersebut. Pada bulan terakhir, seperti yang dijanjikan kedua orang tua Wulan. Tiba-tiba Bos tempat Doni menjadi sales motor, memberikan bonus atas penjualan Doni yang melebihi target. Bonus tersebut tepat berjumlah satu juta rupiah seperti yang Doni butuhkan. Doni sangat berterima kasih kepada Alloh dan bosnya. ”Akhirnya aku bisa menikah” katanya dengan wajah gembira.
Setelah menerima uang tersebut, Doni langsung pergi ke rumah Wulan. Dia menyerahkan uang satu juta rupiah tersebut kepada kedua orang tua wulan. Melihat kekasihnya berhasil mendapatkan uang tersebut Wulan senang sekali dan bangga kepada kekasihnya itu. Namun, orang tua Wulan kaget setengah mati, sebab mereka tidak mempercayai seorang guru bakti bisa mengumpulkan uang sebesar itu. Mengetahui gertakannya gagal, kedua orang tua wulan memberikan syarat kembali kepada Doni yaitu memberikan emas seberat lima gram dalam waktu satu minggu sebagai mas kawin Wulan. Mendengar permintaan tersebut, dengan raut muka sedih Wulan mengatakan bahwa kedua orang tuanya keterlaluan padahal kekasihnya sudah membuktikan kesungguhannya untuk menikah dengan Wulan dengan memenuhi permintaan kedua orang tuanya. Tapi kenapa kedua orang tuanya masih memberikan syarat lain yang lebih memberatkan kekasihnya. Wulan juga mengatakan apakah bukti uang satu juga tersebut tidak cukup bagi kedua orang tuanya.
Mendengar perkataan anaknya, akhirnya kedua orang tua Wulan berkata lirih, ”baiklah. Kami merestui kalian menikah”
Kata-kata kedua orang tua Wulan, membuat Wulan dan Doni tersenyum lebar. Wulan memeluk kedua orang tuanya sedangkan Doni melakukan sujud syukur kepada Alloh karena telah mengabulkan doanya untuk menikah dengan Wulan. Doni juga menjabat tangan bapak Wulan sambil berkata ” Terima kasih pak. InsyaAlloh saya akan menjaga wulan dengan baik”. Dua bulan kemudian pernikahan wulan dan Doni dilaksanakan. Pernikahan tersebut digelar dengan sangat sederhana.**
Selasa, 12 April 2011
“Doni pengen nikah, mak ”
Jodoh ada di tangan Alloh
Siang itu saya ketamuan dua orang sahabat, mantan teman sekerja di Jogjakarta. Kami melepas rindu saling bercerita silih berganti dengan antusiasme tinggi mengenai keadaan kita masing masing saat ini. Maklum 2 th lebih kita dipisahkan oleh cita masing masing. Segelas es syrup dan segenggam kacang goreng yang setia menemani perbincangan kita, menambah harmonis nya suasana siang yang terik itu.
Lambat laun perbincangan mengarah juga ke masalah jodoh. Kebetulan salah seorang sahabat tersebut masih single meskipun usianya sudah lebih dari 35 th, usia 'rawan' untuk wanita menurut sebagian orang bila belum juga menikah. Seribu tanya mulai terlontar dalam benakku, bukankah Allah telah menciptakan manusia dalam keadaan berpasang pasangan? Bukankah jodoh itu memang telah digariskan Tuhan, lantas mengapa ada hambanya yang setidaknya kasat mata telah memenuhi syarat untuk menikah belum juga dipertemukan dengan jodohnya? Bahkan ada yang sampai meninggalkan kefanaan dunia tanpa pendamping semasa hidupnya. Apakah ada manusia yang memang ditakdirkan untuk tidak menikah?
"Hei, kok melamun!", teguran sahabatku itu menyadarkanku. "Eh enggak ini kacang gorengnya renyah banget ya..., " jawabku asal saat itu, tidak enak hati karena dia lah yang sedang aku lamunkan. Berhubung pertanyaan seputar jodoh masih saja berkecamuk di kepala, akhirnya dengan hati-hati kutanyakan juga pada sahabatku itu. "Iya nih, belum ketemu jodoh, "jawabnya enteng saat kutanyakan mengapa masih juga sendiri. "Tolong carikan dong....yang sholeh, yang ganteng, yang pinter dan kaya ya, "rajuknya menambahkan. Waduh!
Pikirku, apakah ini ya yang membuat sebagian orang sulit jalannya menemukan jodoh? Mereka mematok kriteria yang cukup tinggi dalam menentukan pasangan hidupnya. Meskipun sah sah saja dan memang harus begitu ya. Setiap orang pasti menginginkan yang terbaik. Tapi kembali lagi pada kenyataan, apakah benar ada manusia yang sesempurna itu? Melihatku terpaku dengan pikiranku sendiri, kembali sahabatku tidak membiarkanku melamun berlama lama. "Aku sudah berusaha, sudah banyak cara aku tempuh dalam usaha mencari pendamping hidupku ini, siapa sih yang ingin hidup sendiri, sementara teman teman yang lain banyak yang sudah menimang anak, bahkan dua seperti kamu ini "ujarnya dengan mimik serius. "Manusia itu kan tugasnya hanya ikhtiar dan berdoa, tawakal, kemudian sisanya terserah Allah yang memutuskan. Allah menciptakan makhluknya berpasang-pasangan pastilah tidak sebatas hanya di dunia saja, kalau jodoh itu belum didapat di dunia ini, mungkin saja sudah dipersiapkan jodoh di akhirat nanti. Allah lebih tahu hikmah dari sebuah peristiwa, "tambahnya dengan senyum penuh arti.
Saya salut akan jalan pikirannya yang amat positif menerima ketentuan Allah. "Tapi apakah bisa dibilang hidupmu belum sukses karena belum berkeluarga? "tanyaku ingin menggali lebih dalam sejauh mana kepiawaiannya memaknai kesabaran. "Kesuksesan dalam hidup ini menurutku bukan tergantung seseorang mempunyai jodoh atau tidak di dunia ini, atau pangkat yang tinggi atau uang yang banyak, tetapi siapa yang nantinya dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke dalam Surga, maka mereka itulah orang-orang yang sukses, yang menang, "jawabnya. "Janganlah kita hidup di dunia ini untuk menderita di akhirat nanti, sayang sekali kan, "tambahnya. Saya hanya bisa mengangguk-angguk kagum.
Kuteguk es syrup yang tinggal setengah gelas, sejuknya menyelimuti kerongkongan, segarnya melenyapkan dahaga. Entah mengapa perbincangan siang itu membawa nuansa lain untukku dalam menyikapi kehidupan. Ada manusia yang belum juga menikah meski berusia lanjut dan terlihat menderita sekali hidupnya, kesepian dan tak jarang berperangai kurang menyenangkan bagi sekelilingnya.
Ada juga yang ridho menerima ketetapan Illahi, senantiasa positif thinking kepada Allah. Sebetulnya manakah yang harus dipilih? Sejenak bila kita renungkan baik baik QS. Al-Baqarah/2: 216 yang artinya: "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;" Pastilah insya Allah kita akan ringan menjalani setiap ketetapan dari Allah sang Maha Penyayang. Juga mengenai perihal perjodohan, yakinlah bahwa itu menang di tangan Tuhan.
sumber : Eramuslim
Ku jemput Jodohku
Judul : Kujemput Jodohku
Pengarang : Fadlan Al-Ikhwani
Penerbit : Pro-U Media, Yogyakarta
Bila pandangan mata teramat sulit 'tuk dikendalikan
Bila dirinya yang di damba ternyata bukan sebaik-baik pilihan
'Kan kutemukan pujaan baru untuk kubawa ke gerbang pernikahan.
Buku Kujemput Jodohku ini sebenarnya adalah buku lanjutan dari Don't Cry; ketika mencintai tidak bisa menikahi.
Terdiri atas enam bab. Buku ini mengulas tentang keadaan hati saat-saat dia yang didamba ternyata bukan pendamping hidup kita. Sampai menemukan pengganti si dia yang sesuai dengan bingkai kepribadian kita.
Rasa cinta memang tidak mudah untuk dilupakan. Pasti akan selalu membekas di hati. So pasti sangat amat menyiksa diri yang mengalaminya. Pada saat tertentu, bahkan hampir setiap saat bayangannya hadir. Senyumnya, tawanya, candanya, ampe cemberut-cemberutnya. Terasa indah didepan mata ( huwekkkk....). Apalagi melihat dia telah menemukan pengganti kita. Wadow, sebellll.................! Oh, dunia! Rasanya kuingin mati saja (emang pede masuk surga? ) Tega sekali kau tertawa di atas tangisku! Hiks.....hiks......hiks......
Tenang mbak, neng, teh, ni, mas, kang, a, da! Tunjukki bahwa kau tak selemah itu! Gentlemen! Masih banyak akhwat bertebaran. Masih banyak ikhwan yang bisa diidamkan. He...he...he....
Terus, dimanakah jodohku? Kenapa dia yang selama ini selalu kurindukan. Dia yang selalu datang dalam impian. Bahkan sampai lamaran. Ko, bukan sebaik-baik pilihan? Oh, Alloh apa maksudMU?
Ya, akhi! Yakinlah bahwa dirinya yang akan segera diberikan sedang melakukan hal yang sama. Si dia sedang dididik dan ditempa oleh-NYA untuk menjadi pendamping lelaki sepertimu.
Ya, ukhti! Jangan berkecil hati Alloh pasti sudah menyiapkan gantinya yang jauh lebih baik, jauh lebih saleh, jika engkau berupaya menjaga dirimu.
Ini adalah saat kesempatan bagi dirimu untuk memperbaiki diri. Melejitkan potensi. Untuk mengukir prestasi. Untuk mengukir sejarah. Ingat, Kahlil Gibran yang terkenal ama Sayap-Sayap Patah adalah refleksi atas kegagalan cinta yang menderanya. Atau sang penaulis maha karya Fizilail Qur'an, Sayyid Qutb. Buku Asywaq adalah tentang rasa cintanya pada seorang gadis Kairo yang tidak bisa dinikahinya.
Ini adalah kesempatan terutama untuk para ikhwan untuk mencari maisyah yang mantap. Sehingga akan semakin pede untuk melamar pujaan hatimu yang baru. Yakinkan pada dirimu, bahwa kau bisa untuk menyusul si dia yang dulu. Mendapatkan yang lebih tepat. Yang semakin meyakinkan niatmu untuk melahirkan generasi penerus dakwah. Saatnyalah kau berkata, "Kujemput engaku duhai pendamping hidupku" sambil kau dendangkan lagu ini
Tibalah waktu/ yang telah kurindu
Tek selalu bersama denganmu
Tlah terbuka pintu itu
Akad tlah terucap sudah
Dinda marilah melangkah
(Seismic "Adalah Engkau")
Senin, 11 April 2011
Rokok
Kandungan Rokok
Menurut Ilmu kedokteran, rokok mengandung lebih kurang 4.000 bahan kimia, diantaranya nikotin, tar, karbon monoksida dan hidrogen sianida.
Nikotin dijumpai secara alami di dalam batang dan daun tembakau yang mengandung nikotin paling tinggi, atau sebanyak 5 % dari berat tembakau. Nikotin merupakan racun saraf manjur dan digunakan sebagai racun serangga. Pada suhu rendah, bahan ini bertindak sebagai perangsang atau dapat merangsang dan meningkatkan aktivitas kewaspadaan atau refleksi, kecerdasan serta daya ingat.
Namun disisi lain, nikotin adalah racun yang dapat menangkal dan menghilangkan pengaruh berbagai macam obat, misalnya antibiotik yang digunakan sebagai obat penangkal terhadap kuman, kadang antibiotik tersebut gagal memberi kesan yang diharapkan disebabkan oleh nikotin.
Penyakit yang diakibatkan oleh Rokok :
1. Mata, perokok berisiko tiga kali lebih tinggi menderita katarak yang menyebabkan kebutaan
2. Mulut, tenggorokan, pita suara, dan esofagus; mengakibatkan kanker mulut, tenggorokan, pita suara dan esofagus. juga penyakit gusi,pilek dan kerongkongan kering
3. Gigi : perokok berisiko 10 kali lebih tinggi menderita periodontitis (gusi terbakar yang mengarah ke infeksi) yang akan merusak jaringan halus dan tulang.
4. Paru-paru : wanita perokok 13 kali lebih besar kemungkinan terkena kanker paru-paru, sedangkan pria 23 kali lebih besar. Akibat lain /: pneumonia, bronkitis, asma, batuk kronis dan bengek.
5. Jantung : gagal jantung, serangan jantung, hipertensi, stroke.
6. Perut : kanker perut dan kanker lambung
6. Ginjal : kanker ginjal
7. Pankreas : kanker pankreas
8. Kantung kemih : Kanker kantung kemih
9. Leher rahim : kanker leher rahim
10. Kehamilan : kemandulan, bayi lahir prematur, bobot kurang, keguguran.
11. tulang : tulang rapuh
12. Darah : leukimia, atau kanker darah
Ayo teman-teman yang merokok, kurangilah merokok demi investasi anda untuk keluarga tercinta. Teman-teman yang gak merokok jangan penasaran ya sama rokok ^_^ semangat
Jangan cengeng akhwat
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Dikasih amanah malah melarikan diri
Diajak pengajian bilang ada ijin syar’i
‘Afwan ane ada agenda syar’i.. Afwan lagi nguleg sambel trasi..
Disuruh ikut aksi, malah pergi naik taksi
Sambil lambai-lambai, bilang dadaaah…yuk mari…
Terus dakwah gimana,..??? Diakhiri,..???
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Sekilas gayanya sih haroki berlagak Izzis
Tapi hati kok Seismic,..!!? Sungguh ironis…
Mendayu-dayu kaya’ film romantis
Kesehariannya malah jadi narsis
Jauh dari kamera jadi dikira ge eksis
Hati-hati kalo ditolak, bikin dramatis..
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Dikit-dikit SMS ikhwan dengan alasan dapet gratisan
Rencana awal cuma kasih info kajian
Lama-lama nanya kabar harian.. wah, investigasi beneran..!!
Bisa-bisa dikira pacaran..!!!
Sampai kepikiran dijadikan pasangan…
Ga’ usah ngaco-ngaco gitu deh kawan...!!!
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Abis nonton film palestina semangat empat lima..
Eh pas disuruh jadi coach, pergi lenyap kemana,..???
Semangat jadi pendukung luar biasa..
Tapi nggak siap jadi yang pelakunya.. yang diartikan sama dengan nelangsa..
Yah…bikin kecewa…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Ngumpet-ngumpet berduaan
Eh, awas lho yang ketiga setan…
Trus, dikit-dikit aleman minta dibeliin jajan..
Emang sih nggak pegangan tangan
Cuma pandang-pandangan tapi bermesraan..
Wah, kaya’ film india aja gan..!
Kalo ketemu temen pengajian atau ustadzah,..???
Mau taruh di mana tuh muka yang kemerah-merahan,..???
Oh malunya sama temen pengajian wa ustadzah,..???
Sama Allah,..!!??? Buang aja ke lautan..
Yang penting mah bisa sayang-sayangan…
Na’udzubillah tenan…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Sedekah dikira buang duit
Katanya sih biar ngirit, tapi kok shopping tiap menit,..!!??
Langsung sengit kalo dibilang pelit
Mendingan buat dzikir komat-kamit
Malah keluar kata-kata nyelekit
Aduh…bikin hati sodaranya sakit…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Semangat dakwah ternyata bukan untuk amanah
Tapi buat berburu ikhwan yang wah gitu dah
Pujaan dapet, terus walimah..
Dakwah pun say goodbye dadaaah..
Dakwah yang dulu benar-benar ditinggalkah,..???
Dakwah kawin lari.. karena kebelet nikah..
Duh duh… amanah..amanah…
Dakwah.. dakwah..
Kalah sama ikhwan yang wah..
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Buka facebook liatin foto ikhwan
Dicari yang jenggotan..
Kalo udah dapet trus telpon-telponan..
Tebar pesona akhwat padahal tampang pas-pasan, hehehe
“Assalammu’alaikum akhi, salam ukhuwah.. udah kerja,..??? Suka bakwan,..???”
Disambut baik sama akhi, mulai berpikir untuk dikasih bakwan ..
Ikhwannya meng-iya-kan..
Mau-mau aja dibeliin bakwan..
Asik, ngirit uang kost dan uang makan…
Langsung deh siapin acara buat walimahan..!!!
Prinsipnya yang dulu dikemanakan,..???
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Ilmu cuma sedikit ajah
Udah mengatai Ustadzah
Nyadar diri woi lu tuh cuma kelas bawah
Baca qur’an tajwid masih salah-salah
Lho kok udah berani nuduh ustadzah
Semoga tuh cepet-cepet dikasih hidayah…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Status facebook tiap menit beda
Isinya tentang curahan hatinya
Nunjukkin diri kalau lagi sengsara
Minta komen buat dikuatin biar ga’ nambah nelangsa
Duh duh.. status kok bikin putus asa..
Dikemanakan materi yang dikasih ustadzah baru saja,..???
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Ngeliat akhwat-akhwat yang lain deket banget sama ikhwan, jadi pengen ikutan..
Hidup jadi suram seperti di padang gersang yang penuh godaan
Mau ikutan tapi udah tau kayak gitu nggak boleh.. tau dari pengajian
Kepala cenat-cenut pusing beneran
Oh kasihan.. Mendingan jerawatan…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Ngeliat pendakwah akhlaknya kayak artis metropolitan
Makin bingung nyari teladan
Teladannya bukan lagi idaman
Hidup jadi kelam tak berbintang bahkan diguyur hujan
Mau jadi putih nggak kuat untuk bertahan..
Ah biarlah kutumpahkan semua dengan caci makian
Akhirnya aku ikut-ikutan jadi artis metropolitan
Teladan pun sekarang ini susah ditemukan..
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Diajakain pengajian wa kajian islami alasannya segunung…
Kalo disuruh shopping tancap gas langsung
Hatipun tetap cerah walaupun mendung
Maklum banyak ikhwan sliweran yang bikin berdetak cepat nih jantung
Kalo pas tilawah malah terkatung-katung
Duh.. bingung…bingung…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Bangga disebut akhwat.. hati jadi wah
Tapi jarang banget yang namanya tilawah
Yang ada sering gosip ngomongin sesamalah
Wah… wah… ghibah… ghibah…
Eh, malah timbul fitnah…
Segera ber-istighfar lah…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Dulunya di dakwah banyak amanah
Sekarang katanya berhenti sejenak untuk menyiapkan langkah
Tapi entah kenapa berdiamnya jadi hilang arah
Akhinya timbul perasaan sudah pernah berdakwah
Merasa lebih senior dan lebih mengerti tentang dakwah
Anak baru dipandang dengan mata sebelah
Akhirnya diam dalam singgasana kenangan dakwah
Dari situ bilang.. Dadaaahhh.. Saya dulu lebih berat dalam dakwah..
Lanjutin perjuangan saya yah…
Jadi Akhwat Jangan Cengeng..
Nggak punya duit pengajian males datang
Nggak ada motor yaa…misi pengajian dibuang…
Ustadzah ikhlas, hati malah senang
Temen pengajian juga nggak ada satupun yang mau datang
Jenguk temen yang sakit malah pada pergi malang melintang…
Oh…kasiyan… Mau ngapain sekarang,..???
Oh noo…
Ukhti… banyak sekali sebenarnya masalah Akhwat..
Dimanapun pergerakannya..
Ukhti.. Di saat engkau tak mengambil bagian dari dakwah ini..
Maka akan makin banyak Akhwat lain yang selalu menangis di saat mereka mengendarai motor.. Ia berani menangis karena wajahnya tertutup helm… Ia menangis karena tak kuat menahan beban amanah dakwah..
Ukhti.. Di saat engkau kecewa oleh orang yang dulunya engkau percaya.. Akhwat-akhwat lain sebenarnya lebih kecewa dari mu.. mereka menahan dua kekecewaan.. kecewa karena orang yang mereka percaya.. dan kecewa karena tidak diperhatikan lagi olehmu.. tapi mereka tetap bertahan.. menahan dua kekecewaan.. . karena mereka sadar.. kekecewaan adalah hal yang manusiawi.. tapi dakwah harus selalu terukir dalam hati..
Ukhti.. Disaat engkau menjauh dari amanah.. dengan berbagai alasan.. sebenarnya, banyak akhwat di luar sana yang alasannya lebih kuat dan masuk akal berkali-kali lipat dari mu.. tapi mereka sadar akan tujuan hidup.. mereka memang punya alasan.. tapi mereka tidak beralasan dalam jalan dakwah.. untuk Allah.. demi Allah.. mereka.. di saat lelah yang sangat.. masih menyempatkan diri untuk bangun dari tidurnya untuk tahajjud.. bukan untuk meminta sesuatu.. tapi mereka menangis.. curhat ke Allah.. berharap Allah meringankan amanah mereka.. mengisi perut mereka yang sering kosong karena uang habis untuk membiayai dakwah…
Ukhti.. Sungguh.. dakwah ini jalan yang berat.. jalan yang terjal.. Rasul berdakwah hingga giginya patah.. dilempari batu.. dilempari kotoran.. diteror.. ancaman pembunuhan.. … dakwah ini berat ukhti.. dakwah ini bukan sebatas teori.. tapi pengalaman dan pengamalan.. . tak ada kata-kata ‘Jadilah..!’ maka hal itu akan terjadi.. yang ada ‘jadilah!’ lalu kau bergerak untuk menjadikannya. . maka hal itu akan terjadi.. itulah dakwah… ilmu yang kau jadikan ia menjadi…
Ukhti.. jika saudaramu selalu menangis tiap hari..
Bolehkah mereka meminta sedikit bantuanmu..??? meminjam bahumu..??? berkumpul dan berjuang bersama-sama...???
Agar mereka dapat menyimpan beberapa butir tangisnya.. untuk berterima kasih padamu..
Juga untuk tangis haru saat mereka bermunajat kepada Allah dalam sepertiga malamnya..
“ Yaa Allah.. Terimakasih sudah memberi saudara seperjuangan kepadaku.. demi tegaknya Perintah dan laranganMu.. . Kuatkanlah ikatan kami… ”
“ Yaa Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta kepada-Mu, bertemu dalam taat kepada-Mu, bersatu dalam da’wah kepada-Mu, berpadu dalam membela syariat-Mu. ”
“ Yaa Allah, kokohkanlah ikatannya, kekalkanlah cintanya, tunjukillah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tidak pernah pudar. ”
“ Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal kepada-Mu. Hidupkanlah hati kami dengan ma’rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam keadaan syahid di jalan-Mu. ”
“ Sesungguhnya Engkaulah Sebaik-baik Pelindung dan Sebaik-baik Penolong. Yaa Allah, kabulkanlah. Yaa Allah, dan sampaikanlah salam sejahtera kepada junjungan kami, Muhammad SAW, kepada para keluarganya, dan kepada para sahabatnya, limpahkanlah keselamatan untuk mereka. ”
Aamiin….
Minggu, 10 April 2011
Tembakau
Ga ada kerjaan di kantor, iseng-iseng baca buku tentang tembakau. lalu dibuat rangkuman.. Biar waktu luang, tetep dapat ilmu bermanfaat ^_^
Tembakau diperbanyak dengan menyemai bijinya. setelah biji disemai di pesemaian, calon pohon tembakau dipindahkan ke bedengan ketika berusia 38-45 hari. Musim tanamnya tergantung spesiesnya.
Tembakau virginia ditanam pada akhir musim hujan dan dipanen pada musim hujan pula. Tembakau untuk cerutu ditanam pada musim kemarau, dan dipanen setelah musim hujan. Temabkau biasa tumbuh pada tanah campuran, antara tanah liat dan pasir, dengan kadar humus yang tinggi dan cukup air. Bila usianya telah mencapai 90 - 100 hari. sesudah daun terbawahnya mulai kuning, itulah saatnya panen.
post">
Bahaya tembakau
Daun tembakau yang batangnya dapat mencapai tinggi dua meter, mengandung alkaloid beracun : nikotin, nikotinin, nikotein dan nikotelin. Gejala utama keracunannya berupa diare, muntah-muntah, kejang-kejang dan sesak nafas. Akibat sampingan mengisap asapnya, yakni merokok berupa batuk kering, asma dan sukar tidur.
Manfaat tembakau
Air tembakau, dapat dipakai untuk membersihkan luka yang kotor dan borok yang membusuk dan berulat.
Getah daunnya bisa dipakai untuk membersihkan kotoran pad aluka bernanah atau sebagai racun yang dioleskan pada senjata tajam.
Daun tembakau dapat juga digunakan sebagai tapal pada bisul, atau mengobati orang yang perutnya mulas. Rebusan daun keringnya berkhasiat sebagai obat cacing.
Sebuah hasil penelitian menyatakan bahwa tembakau dapat menghasilkan protein anti kanker yang berguna bagi penderita kanker
Curriculum Vitae
Curriculum Vitae
Regas Febria Yuspita, S.Sos
A/n. Bapak Ismaun Malik
Jalan Benteng Lemah RT 05 RW III No. 19 A
Kedunguter Banyumas 53192
Telepon 081226682524
Email:regasGs@gmail.com
Nama Lengkap : Regas Febria Yuspita, S.Sos
Tempat / Tanggal Lahir : Magelang, 24 Februari 1985
Jenis Kelamin : Perempuan
Status : Belum Kawin
Pendidikan Terakhir : Sarjana Administrasi Negara
IPK : 3. 47 (Skala 4, 00)
Pendidikan Formal :
1. SD Negeri 1 Kedunguter, Banyumas Tahun 1991 – 1992,
2. SD Negeri 3 Klinting, Somagede Tahun 1992 – 1993,
3. SD Negeri 2 Kedunguter, Banyumas Tahun 1993 – 1997,
4. SLTP Negeri 2 Banyumas Tahun 1993 – 1997,
5. SMU Negeri Banyumas Tahun 1997 – 2000,
6. Universitas Jenderal Soedirman Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahun 2003 – 2007.
Pendidikan Informal :
1. Program Pendidikan dan Pelatihan Microsoft Office Lanjutan di LP3S (berijazah)
2. Program Pendidikan dan Pelatihan Perbankan dan Pembayaran Internasional dari Tanggal 15 Desember 2007 sampai dengan tanggal 2 Januari 2008 di Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Soedirman (Berijazah).
Pengalaman Organisasi :
1. Keanggotaan Remaja Mushola Darussalam Desa Kedunguter Tahun 1997 – 1998,
2. Keanggotaan Remaja Masjid At-Taqwa Desa Kedunguter Banyumas 1997 – 2002,
3. Tim Inti Pramuka SLTP Negeri 2 Banyumas Tahun 1997 – 2000,
4. Tim Inti Palang Merah Remaja SLTP Negeri 2 Banyumas Tahun 1997 – 2000,
5. Keanggotaan Tim Inti Turba Pramuka SMU Negeri Banyumas Tahun 2002 – 2003,
6. Pengurus HMJ –AN Bidang MSDM sebagai Bendahara Periode Tahun 2005 – 2006,
7. Pengurus HMJ – AN bidang MSDM sebagai Sekretaris Periode Tahun 2005 – 2006,
8. Pengurus UKI Bidang Urusan Dana Periode Tahun 2005 – 2006,
9. Melakukan Penelitian dengan Judul : Reformasi Pelayanan Untuk Pengembangan Iklim Investasi (Studi Tentang Prospek Penerapan Gerakan New Public Service di Kabupaten Purbalingga).
Pengalaman Kerja :
1. Sebagai Sekretaris BKM Sedya Rahayu di Desa Kedunguter periode 2007 – 2008,
2. Sebagai UPK BKM Sedaya Rahayu 2008 - sekarang
3. Sebagai Guru Wiyata Bhakti Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan Komputer di SD Negeri 1 Kanding tahun 2008 – sekarang,
4. Sebagai Pengusaha Kecil (Kelontong) Tahun 2008 – sekarang.
5. Sebagai penulis lokal di Sang Guru Maret 2011 – sekarang
6. Sebagai Pembimbing di Success Corp Desember 2010 - sekarang