"Nek ana mba epi, mesti aris karo yani umpetan" (Kalo ada mba epi (panggilanku di rumah), pasti aris dan yani bersembunyi)" kata ibu aris kepadaku...
Ucapan beliau selalu membuatku malu, mengingat masa kecilku yang nakal, usil, pemberani dan cengeng..
Tapi aku sangat bersyukur kepada Alloh, telah memberikan aku masa kecil yang berkesan, berharga sehingga aku bisa mengambil hikmah kebijaksanaan disana, ketika aku berhadapan dengan anak nakal (kan dah berpengalaman jadi anak nakal saat kecil tok lo..hehehe)..Amiin
Pertama kenakalanku yang ku ingat di memoriku ya...Maaf kalo lupa maklum, masa kecilku sudah hampir 20 tahun yang lalu...hehehehe
Pertama yang aku inget adalah ketika aku mau bermain kicik (biji sawo) dengan kakakku dan teman kakaku aku tidak diajak karena aku perempuan, dan mereka tidak mau bermain dengan anak kecil apalagi perempuan.. Karena sebel dibeda2kan, akhirnya pagi hari buta, aku buang kicik yang kakakku dan teman2nya sembunyikan dibalik kedebog (bahasa indonesiane apa ya tandan pisang kayaknya)...Mereka pun mencarinya, dan tanpa bersalah aku mengakuinya kalo aku yang membuangnya ke kalen, sebab sebel ma kelakuan mereka..mereka pun marah, dan menukariku...dan akhirnya aku menangis...namanya anak kecil, ya menangis dan pasti ma orang dewasa lebih dibela..hehehe....Tapi kejadian ini hanya berlangsung satu kali...
Kedua, aku bersama teman2 walaupun perempuan jika pagi menjelang, sukanya jalan2 keliling asrama (Dulu saat kecil aku tinggal di asrama tentara Magelang-namanya caturarga), kami mainan mobil2an.biarpun aku perempuan, aku bilang ma temen2ku yang namanya angga dan dwi, pokoknya aku yang harus didepan, kalian yang dibelakang mengikutiku..Mereka pun menurutinya dengan wajah takut melihat mukaku yang galak..hehehe...Kami keliling asrama, dan mereka dibelakang..Seperti biasa jika liburan tiba, banyak ibu2 asrama membuat legendar (kerupuk dari beras), aku sangat menyukainya, kami diberi kerupuk itu, biarpun masih mentah dalam bentuk nasi, kami makan dan enak sekali...aku suka nasi yang dikepel2..
Ketiga, saat aku sakit...aku paling tidak suka minum obat (sampai sekarang-jangan harap minum obat dech, kalo gak disiapin ibu gak bakal makan)..makane kalo aku sakit ibu pasti khawatir banget, memperlakukan aku benar2 seperti anak kecil, minum obate harus dilihatin dengan mata kepala ibu...hehehe...maklum kadang obat yang udah dibuat ibu gak aku makan jika ibu gak ada kayak kemarin..hehehe
Ketika aku kecil, bapak selalu menjagal saat aku suka minum obat...mulutku dibuka lebar, kaki dan tanganku dipegang kencang supaya gak gerak...tapi tetap aja bisa gerak..akhirnya obat itu tumpah.dan dimarahi deh ma bapak dan nangis dech..hehehe... Nah, bapak punya cara lain, saat aku minum obat, beliau mengatakan kalo aku gak minum obat nanti rumahnya dibawa semut...Terus aku bertanya ma bapak, semutnya sih banyaknya seberapa ya pak,, kok bisa bawa rumah ini...terus gedenya seperti apa??? dan banyak pertanyaan lainnya kayaknya tapi aku lupa..bapakpun gak bisa menjawab, dan akhirnya marah, tetap aja minum obate kembali dijagal dengan cara sama..hehehe
Keempat, kenakalanku yang lainnya adalah di magelang itu, TK ku bernama TK teratai, letaknya sangat jauh dari perumahan, harus melewati lapangan tembak tentara...Nah setiap pagi dan pulang sekolah, aku selalu melihat tentara disana...Kakaku juga sering bercerita mereka mencari peluru2 bekas untuk mainan...Dan karena penasaran, terus ingin meniru kakakku, aku masuk ke lapangan tembak itu.. Tapi pada saat itu ada tentara berlatih, jadi gak boleh masuk..Tapi aku memaksa masuk...terus gak tahu pada akhir kejadiannya seperti apa, kayaknya sih nurut nunggu ampe selesai..terus setelah tentara itu selesai,, aku mengambil peluru bekas itu dan dibawa ke rumah.. untuk ditunjukkan kepada kakakku, kalo aku juga bisa mencari peluru di lapangan tembak (pamer-ceritanya)...
Kelima, pokoknya dimanapun aku melakukan kenakalan, kepolosan pasti aku mengajak temanku sebagai patner ceritanya,, kali ini patnerku angga (perempuan.red)..Aku mengajak dia ke sekolah kakakku (pada saat itu kakaku kelas 3 SD Karangbolong). SD kakakku itu melewati hutan pinus. Angga pertama tidak mau ikut, tetapi karena aku memaksa dan dia takut ma aku, akhrinya dia menurutiku. Kami menyusuri hutan pinus dan mampir kesana mengambil bunga2 pinus yang berserakan...Dan sampailah di SD kakaku, disana aku hanya bertujuan melihat kelas kakakku saja...dan memanggil kakaku dari luar..tentu saja kakakku dan kakaknya angga kaget, kok bisa sampai SD>..dan akhirnya kami pun pulang ke rumah...hehehe
Keenam, kenakalanku bersama angga...Aku ingat betul kejadian ini...aku punya uang 50 rupiah..aku beli jajan seharga 50 rupiah.. Dan angga memiliki uang 100 rupiah. Dia harus membeli jajan sama denganku, soalnya jika beda denganku, aku akan memarahinya dan nakal kepadanya. Dan dia pun menurutiku, dan angga mendapatkan kembalian 50 rupiah. Uang kembalian itu adalah uangku yang sebelumnya aku kasih kepada penjual. Penjual itu memberikan uang kembalian kepada angga, terus aku rebut.. Anggapun berkaca2,, penjual itu berkata padaku bahwa uang itu uang angga jadi aku gak boleh merebutnya. Tapi aku menjelaskan dengan kronologis yang baik (berbakat jadi polisi..zizizi), aku menjelaskan bahwa uang itu kan uangku yang aku kasih ke penjual...bla...bla)..hehehe.. Karena daripada ribut, penjual itu pun memberikan kembalian angga kepadaku, dan angga merelakannya karena takut denganku...hehehehe...tukang ngeyel banget.
Keenam, pada hari minggu bapak mengajakku ke kebun belakang asrama..disana aku mainan air mengalir di kalen.. Aku mengambangkan kayu, kayu itu berjalan mengikuti arus, dan aku senang menyaksikannya...Akhirnya aku menaruh sandal berwarna pink (sandal kesukaanku) ke kalen, melihatnya mengalir dan menjauh dariku..Lalu aku bergabung dengan ibu..Setelah sore hari aku menangis aku minta sandal pinku ku kembali, pokoknya harus ketemu gak mau sandal yang lain...Bapak pun terpaksa mencarinya menyusuri kalen dan akhirnya ketemu...
Ketujuh, di asrama ada dedek lahir..budaya di Magelang, kalo ada bayi lahir, itu di depan rumah dinyalakan lampu kecil..Nah aku bertanya kepada tetanggaku yang baru melahirkan, kenapa sih harus ada lampu dalam kurungan di depan rumah???? tetanggaku menjawab biar dedek selalu sehat..Aku bertanya lagi, kenapa harus dikurung lampunya?? Biar gak kena air.. Tapi kurungannya kan dari bambu ya tetep basah jika kena ujan???? tanyaku lagi...nanti kan dipayungi...kalo gak dipayungi kenapa???? nanti dedeknya sakit...oh, jadi diberi lampu biar dedek selalu sehat??? iya...terus kalo lampunya mati dedek mati dong????? ibu2 itu pun tidak menjawab pertanyaanku...abis kurang ajar banget mungkin ya aku mengatakan seperti itu...gara-gara lampu itu, aku selalu memperhatikannya setiap hari, pagi siang sore, soale lampu itu menyala terus gak padam2...hehehe
kedelapan, ini sebenarnya bukan kenakalan tetapi ini adalah cerita mengharukan...aku yang nakal, bisa sangat terharu melihat kejadian ini...bener2 tersentuh dengan kejadian ini, sampai teringat2 sampai sekarang.. Ini bercerita tentang keluarga angga. Setiap pagi sebelum bermain aku ke rumah angga, mengajak angga bermain. Aku melihat mbah angga itu memasak air di pawon. Mbah angga tinggal di pawon, dia tidak boleh masuk rumah oleh ibunya angga. Mbah angga ini merupakan ibu mertua ibunya angga. Ibunya angga sangat kejam pada mbah angga. Dengan mata kepalaku sendiri, aku melihat ibunya angga membentak mbah angga gara2 air yang dimasak mbah angga tumpah...Jahat banget pokoknya, lebih nakal dari aku mungkin pikiranku saat itu. Kejadian ini tidak pernah aku ceritakan kepada ibuku atau sapapun...Cuma sebagai kenangan dan kuceritakan sekarang...
Semoga Alloh memaafkan kesalahan ibunya angga kepada mertuanya. Dan semoga aku gak jadi menantu yang jahat seperti itu besok...amiin...hikmahnya...bisa terharu juga kan...hehehe
Kesembilan, kenakalanku yang super luar biasa ini...hehehehe...kali ini tidak ada angga bersamaku, angga saat itu entah kemana aku tidak tahu...Aku bersama dwi,, di dekat asrama terdapat kebun petani yang sedang ditanam kacang panjang..Melihatnya aku menyuruh Dwi memetiknya bersamaku..Dwi tidak mau karena itu perbuatan buruk dan mencuri..tapi akhirnya karena takut dia menuruti perintahku..Kami memetik kacang panjang sebanyak2nya...dan tak begitu lama, ketahuan ama kakak dwi (sekarang jadi polwan). Karena ketahuan aku menyuruh dwi membuang kacang panjang yang ada ditangannya, dan lari sekencang2nya...Pada saat itu aku paling takut melihat muka kakak dwi...dia serem banget mukanya melebihi aku..hehehehe
Didekat asrama terdapat kebun petani yang sedang ditanam kacang panjang..Melihatnya aku menyuruh Dwi memetiknya bersamaku..Dwi tidak mau karena itu perbuatan buruk dan mencuri..tapi akhirnya karena takut dia menuruti perintahku..Kami memetik kacang panjang sebanyak2nya...dan tak begitu lama, ketahuan ama kakak dwi (sekarang jadi polwan). Karena ketahuan aku menyuruh dwi membuang kacang panjang yang ada ditangannya, dan lari sekencang2nya...Pada saat itu aku paling takut melihat muka kakak dwi...dia serem banget mukanya melebihi aku..hehehehe
Kesebelas, kenalakanku sebenere gak nakal sih ya..tapi penasaran (sampai sekarang masih punya, jika ada perkataan yang gak masuk diakal..hehehe... Biasanya namanya anak yang lebih besar dari aku, seperti seumuran kakakku pada saat bermain sedang bercerita katanya ada genderuwo di tiang listrik pinggir asrama (asramaku itu dekat kuburan)..Aku nguping pembicaraan mereka dan bertanya apa sih genderuwo itu? mereka menjelaskan bahwa genderuwo itu keluar dari tiang listrik besar itu pada saat magrib, terus kulitnya hijau besar medeni pokokoke kata mereka... Setiap bermain jika kami nakal, teman2 yang lebih besar pasti menakuti kami...
Nah jejak petualang dimulai, saking penasarannya apakah ada genderuwo..aku mengajak tim ekspedisiku (angga dan dwi tentunya). Jadi detektif cilik nih,, hehehe...Mencari dan membuktikan apakah genderuwo itu memang ada dan seperti yang kakak-kakaku jelaskan.. keberangkatan kami dimulai jam lima, kami pergi ke asrama pojok sendiri, sampai di rumah pak samsul rizal. Disana kami ditanya, kok anak kecil2 magrib2 gini keluyuran (saking jauhe jadi nyampe pojok asrama pas magrib).Aku pun jujur, kalo aku pengen melihat genderuwo..hehehe..Di rumah tersebut, aku pertama kali melihat cara pembuatan telur dadar, telur mata sapi, saat itu putri pak samsul rizal sedang membuat telur..Setelah dari sana aku paling seneng makan telur mata sapi..Nah, dilain sisi, semua orang dikompleks asrama sebelah utara mencari kami bertiga kemana ini anak2 sudah magrib kok gak pulang-pulang. Mereka mencariku ke kebun (katanya)
Aku keluar dari rumah pak samsul rizal, tapi beliau melarangku karena adzan magrib belum selesai. Tapi aku gak mau, nanti genderuwone ilang kataku..Kan genderuwone keluare kalo magrib. karena ngeyel aku dan teman2 tetep pulang. Pak samsul rizal mau menemeni, tapi aku tolak.. Kami pun berjalan bertiga menyusuri sepanjang jalan, kami tidak menemukan apapun, kami melihat setiap tiang listrik, dan tidak ada apa-apa..
Dari kejauhan aku melihat bapakku, sedang mencariku..melihat kami bapak seneng sekali akhirnya ketemu juga...Dan saat ketemu aku pun ditanya dari manakah kami.. Aku menjawab jujur, dari mencari genderuwo. tapi genderuwo itu tidak ada.. Jadi, genderuwo itu sebenere gak ada ya pak??? mas dono dan teman2nya boong...Bapakku hanya tersenyum kecil mendengarku...hehehehe...super pemberani membuktikan sesuatu...
Kedua belas, ini ta bukan cerita tentang kenakalanku..tetapi tentang teman TKku yang meninggal dunia saat bermain ayunan di sekolah, karena terlalu cepat mengayun akhirnya kepalanya kena tembok, dan pecah lalu meninggal dunia...wah, baru pertama kali melihat orang meninggal dunia secara langsung,,,
Ketiga belas hampir sama, aku melihat temanku meninggal dunia kena pintu yang bisa gerak ke dalam luar di mushola...dari pengalaman ini aku mengenal kematian,,,
Keempat belas, di magelang jika naik bis sementar itu tidak bayar..tinggal masuk aja langsung turun...baik banget pokoke sopire...
Sepertinya kejadian kenakalan dan pengalaman masa kecilku yang penuh apa mbuh di magelang telah berakhir, saatnya aku pindah di usia lima tahun ke banyumas. Aku pindah bersama bapak. dan aku tinggal di rumah mbah...disana aku dirawat oleh tanteku yang bernama siti dan kesih, lik wayi, lik aji, lik enung dan lain2...
Kelima belas, peristiwa pertama di banyumas yang aku kenang adalah tentang sekolah. Sekolah TK dan SD tanpa ibu (ibuku masih di magelang, belom boleh pindah)...Aku harus sekolah TK sendiri, dianter ma bulikku kadang, lik wayi kadang, tergantung orang yang ada di tempat mbah...
Kejadian ini, saat aku dianter lik wayi, karena aku baru pindahan, aku tidak punya teman sebelumnya. Aku jadi bingung mau bagaimana, aku gak betah di sekolahan, gak punya teman dan gak ngerti bahasane..hehehe...maklum masih bahasa bandek dan beda ma bahasa ngapak2 jadi gak mudeng. jadi percakapanku ya dengan bahasa indonesia dan bandek.
Lik wayi mengantarkan aku ke sekolah TK Bhayangkari. Saat sampai di TK, aku gak mau masuk ke kelas, kalo lik wayi gak masuk ke kelas bersama aku. tentu lik wayi gak mau, karena lik wayi kan harus sekolah (lik wayi masih duduk di SMA). Pokoknya aku ngeyel, lik wayi harus masuk ke kelas. Lik wayi gak mau, aku marah dan akhirnya lik wayi mau juga menemaniku, tetapi tetap gak mau masuk dia nunggu di depan pintu TK..
Ku intip lik wayi, dia mau menaiki sepedanya.. Aku keluar dari kelas, lalu teriak menyuruh lik wayi kembali. Mendengar teriakanku yang sangat kencang lik wayi turun dan akhire menemaniku sekolah, lik wayi jadi dech bolos sekolah demi aku.. Aku bilang ke lik wayi, salah siapa nganterin aku sekolah.. Sejak saat itu aku gak pernah dianter lik wayi lagi, mungkin lik wayi udah kapok menganter aku sekolah..hehehe...
Setiap aku ke sekolah di anter lik siti yang seorang guru SMA. Lik siti itu wajahnya galak, jadi aku paling takut ma dia di rumah embah. Jadi kalo dianter dia aku ya, gak nakal nurut aja.
Mungkin kejadian di banyumas aku banyak cengengnya, karena aku merindukan sosok ibu yang menemaniku, dan aku hidup dengan sosok2 yang baru aku kenal..tapi tetep ada nakale..hehehe
Setelah lik siti pergi, aku masuk ke kelas.. dan tak beberapa lama, aku menangis. Aku mau pulang, aku mau pulang, gak mau sekolah. Dan akhirnya aku dianter ma pak ito, penjaga TK. Jadi sampai sekarang, jika ketemu pak ito pasti ditanya dulu mba epi sering tak anter saya lo dan mogok sekolah...jadi malu aku...hehehehe
Ketujuh belas, kenakalanku adalah pada saat orang-orang sholat, aku begitu iseng melihat mereka rukuk..kenapa rukuk seperti itu ya...lalu, aku jorokna (tak buat menjadi jatuh)..aku pun ketawa..hehehe...mereka marah aku melakukan itu, lalu aku dijelaskan bahwa ini sholat, kalo mengganggu sholat berarti dosa. Lalu, aku pun bertanya, kenapa sholat harus seperti itu? kenapa ada gerakan seperti itu???? tapi ibu2 yang aku nakali itu gak bisa menjawabnya dengan tepat, jadi aku masih suka nakal..Akhire aku dijelaskan ama mbahku yang seorang takmir masjid, jika gerakan itu memang yang diajarkan oleh Rosul.. pertanyaan itu meluncur rosul itu apa??? hahaha, pokoke banyaklah pertanyaan2 yang meluncur dariku dan membuat orang bingung menjawabnya...Semua terjawab setelah aku sekolah SD dalam pelajaran pendidikan agama islam...
Kedelapan belas, jika sholah jama'ah anak2 biasa suka ribut, nah ada ibu2 pas sholat kok bicara jangan ribut.. Aku pun bertanya kenapa ibu bicara pada saat sholat, kan gak boleh??? eh palah aku dimarahi..huft kasihan anak kecil, selalu dimarahi,, padahal kan mereka bertanya karena mereka butuh penjelasan dari suatu ilmu yang udah didapat di skolah yang diaplikasikan..
Kesembilan belas, bulan puasa tiba..aku dilatih puasa oleh lik siti.. tapi aku mau puasa asal mbah menyediakan tumis tempe kering dan tumis sayur itu harus diletakkan dalam lemari..demi latihan puasa mbahku pun menurutinya...hehehe...apakah anda tahu apa yang terjadi???? aku mengambil tumis itu dan ku makan dibawah kolong meja...lama kelamaan ketahuan dan mbahku tidak menurutinya. Aku diikat didalam lemari oleh lik siti...sedih banget, gak lagi-lagi ngulangi...sejak saat itu aku bener2 puasa...
Kedua puluh, aku masih gak suka sekolah...aku gak pengen sekolah jika gak ada ibuku, aku gak mau berangkat sekolah kalo gak dimandiin ibuku. Padahal ibuku masih di Magelang. Jadi mbahku pusing banget mengurusiku.. Aku banyak alasan untuk menolak sekolah, diantaranya gak punya sepatu...sepatuku aku buang ke dalam sumur, jadi sepatuku gak bisa dipakai lagi. Lalu mbahku meminjamkan aku sepatu. Tapi sepatu itu kebesaran, jadi buat alasan aku deh, aku gak mau sekolah kalo sepatuku kebesaran..Akhirnya aku gak sekolah deh...hehehe
Kedua puluh satu, aku paling seneng diajak ke pasar oleh mbah, aku dibelikan piring-piring plastik dan gelas2 plastik buat mainan, beli ikan keranjang kesukaan (sampai sekarang masih suka makan ikan keranjangan apalagi di balado..maknyus pokoke).
Kedua puluh dua, ibu aku pindah ke banyumas saat aku duduk di kelas 1. Sebelum pulang ke Banyumas, ibuku kecelakaan tanggannya terseleo.. Mendengarnya aku sedih banget, aku selalu menunggu ibu keluar dari rombongan pindahan, mencari ibuku dimana...tapi gak ketemu2 akhirnya aku menangis mencari ibuku..Dan ketemu dech ma ibuku, aku memeluknya kenceng sambil memegang tangan ibuku yang digib...
Kedua puluh tiga, aku sudah duduk di kelas 1 SD. Guruku bernama bu Mubi. Karena saking nakalnya, aku sering dibanda oleh bu Mubi, diikat pakai rafia. Jadi aku gak suka sekolah lagi. Akhirnya ibuku mengajakku sekolah di Somagede, tempat ibuku mengajar. Perjalanan kesana penuh dengan liku2, daerahnya terpencil, dan gak ada angkot, jika mau berangkat sekolah harus berangkat pagi buta. Bahkan jika gak ada angkot, harus jalan kaki, ato ikut rombongan kol bukakan..pokoknya penuh perjuangan kesana.. SDnya sangat jauh dari jalan lagi...
Di Klinting aku mengenal orang yang beragama lain, yaitu agama Hindu, dan pergi ke tempat ibadahnya, pokoke ilmu ku disana bertambah banyak dan menjadikan aku belajar toleransi umat beragama.. Aku di klinting hanya sampai kelas 1 saja, kelas 2 aku udah pindah sekolah ke kedunguter kembali, sebab ada salah seorang tetanggaku yang tinggal kelas, jadi jika aku pindah dia bisa menjadi temanku.
Aku sekolah di SD Negeri 2 Kedunguter, di SD ini karena banyak anak2 laki2 yang nakal, jadi aku sedikit udah agak berubah,, gak terlalu nakal lagi, mereka suka menarik2 rambutku, karena rambutku sukanya diikat dua, mereka menariknya seperti jaran...huft, pokoke nakal2 banget, merasa kalah ma mereka..hehehe...
Pada saat SD aku merasakan dia kejar2 ma ujan, mainan tarik2an hadiah, dan lain2 yang mengesankan..Guruku di SD 2 juga galak2 dan jahat banget. Jadi ini sebagai pengalamanku, agar aku jadi guru gak boleh seperti mereka...harus manis, dan sabar dalam menghadapi setiap siswanya, gak boleh menghina siswanya, biarpun masih kecil tetap harus dihargai sebagai sesama manusia yang memiliki kelemahan...Jangan sok kaya, sombong dan sok kaya...
Aku kelas tiga SD, pernah pergi dari rumah, sebenarnya bukan minggat. Pada saat itu karena sudah dirasa besar, ibu menyuruh kakakku memperkenalkan rute pergi ke tempat mbah sumpiuh dengan naik bis. Nah, tentu aku praktekkan kan. Aku ijin kepada ibuku, tetapi ibuku gak menanggapi ijinku. Aku pergi ke sumpiuh bersama temanku wati, kami pergi ke sumpiuh dengan hasil jerih payah sendiri. pertama kali aku jualan, dan menghasilkan uang dari tanganku sendiri. Kami berjualan kluban keliling komplek rumah, uang hasil berjualan kami gunakan untuk membiayai perjalanan kami ke sumpiuh.
Saat pergi ke sumpiuh, anehnya walopun ijin kami umpetan, setiap ketemu orang dijalan, kami ngumpet ke semak-semak..Sesampai disumpiuh, mbahku bingung kok bisa epi sampai ke sumpiuh..Aku hilang selama tiga hari, dan akhirnya ketemu juga, setelah ibuku mengingat2 kejadian sebelumnya...
Aku pergi dengan temanku yang ibunya percaya banget tahyul dan dukun. jadi dia percaya, bahwa kami diculik kolong wewe, kami dicari di dalam pohon...Aneh banget..
Sejak kejadian itu, banyak anak2 di sekitarku berjualan, dan tiap berjualan diledek mau digunakan untuk minggat kemana uang itu...hehehe...
Setiap puasa di SD aku selalu berdagang jajanan, petasan. Rupanya hobiku berdagang mulai kelihatan saat itu, ibu memberikan aku beberapa modal saja, lalu aku belajakan dan alhamdulillah laris manis.. seneng banget aku berdagang, mendapatkan uang sendiri..Sampai sekarang aku hobi seperti itu...
Bahkan di SD kelas 6 dan SMP aku mendapatkan penghargaan sebagai the inspirator untuk menabung di bank. Karena pada saat itu aku berhasil menggalang dana teman2 yang mau menabung kepadaku,, ibaratnya aku jadi bank berjalan khusus simpan saja...dan mulai SMP aku berjualan permen ceker dan permen kojek...hehehe...Di SMA aku berdagang Avon, saat kuliah gak berdagang apa2,, kecuali buka toko pda tahun 2005..
Tpi sayangnya sekarang, tokoku tutup dulu, karena aku membutuhkan rekan untuk menjaganya.. Rupanya aku sdar bahwa kesibukanku terlalu banyak,dan tidak cukup jika apapun aku lakukan sendiri, aku butuh seseorang yang membantu mengembangkan usahaku,,,
Semoga suatu saat nanti aku bisa merealisasikan mimpiku memiliki usaha yang baik, halal, barokah yang dapat membantu semua orang mendapatkan hasil yang barokah...
Semangat untuk mencapai impian...
Senin, 20 Juni 2011
mengenang masa kecilku
Mengenang hewan - hewan peliharaanku
Dua hari yang lalu aku bermimpi memelihara dua ekor kelinci jantan dan betina. Sang betina hamil dan melahirkan beberapa kelinci,, lalu aku gendong...
Mimpi itu membuat aku teringat pada hewan2 peliharaanku, terutama kelinciku yang kini telah tiada...Aku ingin bercerita tentang beberapa hewan yang telah aku pelihara,, dan ingin aku pelihara lagi sekarang...
Hewan yang pertama aku pelihara adalah ayam jago. Saat itu aku memelihara ayam jago pada saat aku kelas 1 SD
Saat itu dia masih pitik, Saat itu mau mati. Karena aku sering melihat bapak ngasih obat pusing ma ayam ketika ayam sakit. Aku pun menirunya,dengan memberikan sebuah puyer (aku lupa puyer apa. Keesokan harinya, aku lihat dia, Subhanalloh, pitik itu hidup dan sudah sehat kembali.Akhirnya aku meminta kepada bapak supaya pitik itu aku pelihara. Aku memelihara dia sampai besar jadi jago.. Pertama, aku tidak tahu kalo dia seorang jago, maklum anak kecil seperti aku saat itu tidak tahu perbedaan pitik jantan atau pitik betina.hehehe
Dia tumbuh menjadi jago yang gagah dan sangat besar dan badannya kalo ibarat orang itu kenceng, sekel kayak hobi gym...heheh...Sehingga banyak teman bapak yang meminta ayam itu, tapi ama aku gak boleh,, setiap da temen bapak datang pasti pengen ayam itu...tapi aku gak rela ayam itu dijual, atau diadu...dia ayamku...
Namun pada akhirnya jago itu dijual ama ibu saat bulan ramadhan. Awalnya aku tidak mau, tetapi kata ibu Ayam itu sudah tua jadi harus disembelih atau dijual. Daripada dimakan kan lebih baik dijual..
Dan menurutku luar biasa jago itu terjual dengan harga yang fantastik saat itu Rp 75.000,00 (jaman dulu banget)...Sekarang gak ngingu ayam, sebab sebentar2 ayamku pada mati gak tahu sebabnya,,, udara zaman ini udah gak pas untuk memelihara ayam
Hewan peliharaanku yang kedua adalah kelinciku...
Kelinci ini sebenarnya kelinci dari kakakku, tapi karena kakaku kuliahnya di jogja, jadi dia melimpahkan kepadaku untuk memeliharanya.. Kelinci ini adalah keturunan australia asli. Jadi kelinci ini sangat besar2 dengan bulu yang lebat, warnanya abu2 dan putih (lupa). Sepasang betina dan jantan..
Kelinciku akhirnya hamil dan melahirkan..Pada saat melahirkan, aku mengamatinya secara langsung.. Jadi bersama kelinciku inilah aku pertama kali melihat hewan melahirkan dengan mata kepalaku sendiri...Mengamati cara kelinci keluar,, dan kirain semua kelinci itu mati tak bergerak, terus setelah dijilat, kelinci itu hidup.. Tapi tetap ada kelinci kecil yang gak bergerak, dia bener2 mati.. Dan anehnya, induknya langsung memakan anaknya mentah2 (saat itu aku percaya dengan buku yang kubaca)..Aku memberinya makan dengan rumput, mencari rumput disawah, akhirnya kelinciku menjadi banyak ada 12 awalnya, tapi dijual...
Tapi kebahagiaanku bersama kelinciku sirna karena kelinciku mati pada tengah malam.Gara2 dicabik2 ma anjing2 liar tak bertuan, merusak kandangnya, membunuh dengan kejam, mencabik2 kulit dan dagingnya, lalu dibuang bangkainya begitu saja di depan kandang, di dalam kandang, bahkan ada yang ditemukan di tandon (irigasi depan rumah),, sungguh kejam banget gak berperikehewanan sekali...semua kelinci australiaku yang besar2 mati mengenaskan hanya bersisa satu yang kemudian digoreng kakakku...pertama gak tega makan daging kelinci, tapi krn lapar, cicipi juga...ternyata enak dagingnya lo..hehehe...smoga besok2 aku bisa memelihara kelinci lagi dirumah dan ikan2 kecilku yang imut..amiin
Hewan peliharaanku yang berkesan ketiga adalah ikan cupangku "kaka"
Ikan ini aku pelihara saat di kos2an. Aku beri nama kaka, karena saat itu aku terilhami dengan pemain bola bernama kaka.. Ku berharap ikan cupangku itu seperti kaka, menjadi ikan yang hebat dan sangat tampan...xixixixi...
Aku beli ikan itu saat masih kecil. Sebenarnya aku sudah sejak SMA memelihara ikan tetapi selalu mati setelah beberapa hari atau paling lama beberapa bulan dipelihara.. Dan namanya selalu kaka..hehehe
Tapi ikan cupangku ini lain, aku memiliharanya selama dua tahun dari tahun 2004 - 2006, dia tidak mati. Dia menemaniku saat masa2 perjuanganku di kos2an, membuat skripsi. Pokoke tempatku ngobrol jika gak ada teman, hanya sekedar memandang siripnya yang sangat cantik, mengembang dan tersambung dengan baik...benar2 cupang hias yang sangat cantik...Aku selalu rajin memberinya makan, menguras akuarium dengan teratur.
Tetapi, saat aku pulang dari sekolah, aku berniat mau menguras akuarium. aku mau menangkap kaka, kaka menghilang, aku cari di bebatuan tidak ada, aku cari di kerang tidak ada...saat itu aku mengira dia lompat, aku cari diluar akuarium, tidak ada... lalu, aku pun menangis, tangisanku membuat teman2 kosku heran, kenapa regas menangis tiba-tiba..Setelah tahu aku menangis karena kaka, mereka tambah heran,, kok menangis gara2 ikan..Mereka tidak tahu betapa berharganya kaka bagiku...kaka meninggal tanpa tahu dimana bangkainya...
Dulu juga aku, adikku dan bapak memelihara monyet yang lucu. Tapi monyet itu dicuri ma orang...
Dulu kami juga memelihara burung beo, nuri,, tapi lagi2 mereka dicuri ma orang jahat...
Hewan peliharaanku yang keempat adalah hewan satu2nya yang aku pelihara saat ini
Adalah ikan gurami sebanyak 500 ekor, hadiah dari bapak pada hari ultahku tahun lalu...semoga tahun ini bisa menambah lagi, hewan peliharaan lainnya, seperti kelinci, ikan cupang lagi, ayam, bebek, bahkan kambing ato sapi...pengen jadi orang yang berperikehewanan juga...amiin,,, kabulkan ya Alloh
Aku senang memelihara hewan, hewan-hewan yang lucu dan bermanfaat bagi manusia, dan memperlakukan mereka layaknya hewan yang sebenarnya. karena bagaimanapun juga hewan itu sangat berjasa bagiku,,
Semoga suatu saat nanti aku bisa memelihara semua hewan yang ingin aku pelihara...
Hewan yang tidak ingin aku pelihara tetapi selalu datang ke rumah adalah kucing, tikus, katak, ular, ulat, kaki seribu, semut...
Hewan yang ingin aku pelihara tetapi takut untuk menernakannya adalah lebah...takut tersengat...hehehe
Hewan yang sangat aku sukai adalah ikan.
Hewan yang benar2 gak pengen aku pelihara adalah anjing, harimau, gajah...hewan2 yang aneh lah...
Minggu, 19 Juni 2011
Kenapa wanita mudah menangis
Kenapa Wanita Mudah Menangis.
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah seorang wanita..".
...
Sampai kemudian si anak itu tumbuh menjadi remaja, ia tetap bertanya-tanya, mengapa wanita mudah sekali menangis. Hingga pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"
Dalam mimpinya ia merasa seolah Tuhan menjawab,
"Saat Kuciptakan wanita, AKU membuatnya menjadi sangat utama. Dan beritakanlah kabar gembira ini untuk ibumu, bhwa wanita sholehah didunia ini lebih utama dan lebih baik dari bidadari2 surga. Mengapa? krn wanita sholehah mendirikan sholat, berpuasa, dan beramal soleh sedangkan bidadari tidak melakukan itu.
Untuk wanita..Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali ia menerima cerca dari anaknya itu.
Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah disaat semua orang sudah putus asa.
Kepada wanita, Kuberikan kesabaran untuk merawat keluarganya ( suami dan anak2nya ) walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.
Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam kondisi dan situasi apapun. Mengganti popoknya ketika tengah malam dia pipis, menyusuinya ktika lapar, dan mendekapnya dgn hangat ketika dingin malam menerpanya. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya dgn bentakan2 kasarnya ketika dia dewasa. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.
Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Menjadi dorongan dan support mental ketika suaminya menyerah. Sebab bukankah tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak..?? dan tulang rusuk itu adlh jelmaan dari seorang wanita yg diambil dari dada suaminya.
Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai istrinya.
Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.
Dan akhirnya Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan.
Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, dan sebenarnya dia lebih kuat dari laki-laki, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata kehidupan".
Anak laki-laki itu pun terbangun dari tidurnya dan segera pergi menemui Ibunya. Kemudian ibunya berkata,"Anak-ku, apa engkau tahu? Wanita menangis bukan krn ia lemah, tp itu adalah senjatanya untuk meredam segala perasaan yang menghantamnya. Dan kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, bukan sosok yang ia tampilkan, bukan jg bagaimana ia menyisir rambutnya."
"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada. Karena dari matanya pula airmata itu mengair..".
Akhirnya ia menyadari bahwa selama ini karena cinta-lah alasan seorang Ibu rela berkorban dan meneteskan air mata dan menangis demi untuk anaknya yang tercinta.
Sahabat, ingatlah bahwa terkadang kita tidak menyadari ada cinta yang benar-benar tulus yang ada di sekitar kita, sampai suatu hari kita benar-benar telah kehilangannya.
Rabu, 15 Juni 2011
Semua sahabatku telah menikah semua
Ya Alloh, semua sahabatku telah menikah semua...
Baru saja tadi,seorang sahabat menelponku meminta doa restu katanya dia akan menikah pada tanggal 25 Juni ini...Aku bahagia sekali mendengarnya, tetapi entah kenapa air mataku juga menetes,, entah menetes karena senang atau sedih, mungkin karena kedua2nya, pertama yang jelas aku sangat bahagia sahabatku akhirnya menikah dengan pujaan hatinya yang telah mengisi hari-harinya selama 3 tahun ke belakang. Sedih karena kapankah giliranku tiba seperti sahabatku..
Ya Alloh, semua sahabatku telah menikah semua
Semakin merasa sendiri aku, semua sahabatku telah menikah, dan terkadang ketika bertemu dengan mereka pembicaraanpun telah berganti mereka menceritakan kehidupan keluarganya, suaminya bahkan jika mereka telah dikarunia anak2 mereka menceritakan anak-anak mereka,,,Subhanalloh...Sedang aku, ketika mereka sedang bercerita seperti itu, aku hanya terdiam, dan sekali-kali tersenyum manis...
Ya Alloh, semua sahabatku telah menikah semua...
Minggu, 15 Mei 2011
Semangat untuk memanfaatkan waktuku!
Assalamu'alaikum wr. wb.
"Demi Masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran” (Q.S Al-Ashr: 1-3)
Taujih ini bisa untuk semuanya, tapi khususnya untuk para akhwat, lebih khusus lagi bagi yang masih lajang Diambil dari berbagai sumber.Bagi akhwat yang masih lajang, mungkin banyak di antaranya yang sudah merindukan untuk menggenapkan setengah dien, tapi Allah masih belum mendatangkan jodohnya.Insya Allah hampir semuanya mengharapkan pasangan yang baik agamanya. Di antaranya ada yang menanti dengan sabar meskipun usia sudah menginjak kepala tiga. Ada yang tidak sabar menanti hingga akhirnya asal pilih aja, tidak menjadikan agama menjadi pertimbangan utamanya. Ada yang menantinya dengan santai aja, ntar kalo sudah waktunya ya datang sendiri . Ada pula yang hanya sekedar ingin, tapi tidak mempersiapkan menuju kesana. Tapi ada pula yang meskipun sudah siap dari segi usia, sudah punya maisyah tetapi belum punya keinginan menuju kesana.ukhti,Termasuk yang mana dirimu ukhti..? Bagaimanapun kondisimu ukhti…
jangan sia-siakan waktumu dalam masa penantian itu.
Jangan sia-siakan dengan angan-angan indah (karena belum tentu indah ) karena hal itu bisa membawamu pada zina hati. Jangan pula terlalu bersedih karena belum dapat jodoh juga. Ingatlah janji Allah dalam surat An Nuur:26,
“wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”
Jika kita ingin mendapatkan pasangan yang sholeh maka jadikan diri kita sholeh juga. Masih ada waktu bukan?Jangan sia-siakan pula waktu, pikiran dan tenagamu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apalagi maksiat. Kurangi hal-hal yang mubah seperti nonton TV, jalan-jalan, shopping, dll yang berlebihan.Trus harus ngapain donk???Buanyak atuh yang bisa kita kerjakan. Kembangkan ilmu dan potensi yang kita miliki, bisa dengan menyelesaikan kuliah (bagi yang belum lulus) atau melanjutkan kuliah lagi, atau ikut kursus-kursus. Dalam hal profesi kita bisa mencari pekerjaan yang sesui dengan bidang atau minat kita tapi dipertimbangkan juga, save ga diri kita sebagai akhwat bekerja disana? Syukur kalau kita bisa bekerja sekaligus berdakwah dan mengembangkan ilmu kita disana, sekali dayung beberapa pulau terlampaui. OK?Trus coba kita pikirkan tentang masalah-masalah ummat? Jangan trus sibuk kuliah atau kerja tidak mikirkan tentang masalah ummat.
Ingat sabda Rasulullah, barangsiapa ketika bangun tidak memikirkan umatku maka dia tidak termasuk dalam umatku. Masalah-masalah ummat itu ada banyak kalau kita mau BUMBATA di sekitar kita. Tidak hanya mencermati saja, tapi yang penting cari solusi. Coba kita tanya diri kita, kalau kita menyatakan bangga terhadap Islam, apa yang sudah kita perbuat untuk Islam? Kalau kita sudah berkomitmen terhadap dakwah, sudah maksimalkah yang kita lakukan selama ini?Ada banyak orang di sekitar kita yang belum berIslam dengan benar, ada banyak yang ingin belajar Islam, ada banyak yang butuh dibina, tetapi terkadang kita justru ‘membinasakan’nya dengan menelantarkan mereka.
Trus apalagi yang bisa kita kerjakan? Siapkan bekal sebanyak-banyaknya mulai sekarang untuk membangun rumah tangga yang Islami dan membangn masyarakat yang Islami pula. Mulai persiapan spiritual, persiapan konsepsional, persiapan fisik, persiapan material dan persiapan sosial.Kalau ingin tahu lebih lanjut, baca buku dech, kalau ada waktu lain kali Insya Allah saya tuliskan. Oh ya, jangan lupa, belajar masak.
Tuh kan… banyak sekali yang bisa dan bahkan ada yang harus kita lakukan. Katanya Ust. Hasan Al Banna, Sesungguhnya beban yang kita miliki lebih banyak dari waktu yang tersedia. Banyak yang bisa kita kerjakan, jangan ditunda-tunda, mumpung kita masih punya banyak waktu luang.
Mumpung belum disibukkan oleh urusan rumah tangga, mengurus suami dan anak, dsb. Seorang ibu bercerita, masa-masa gadisnya dulu adalah masa-masa keemasan dimana dia punya banyak waktu untuk beramal, mengembangkan diri dan berkontribusi untuk ummat dan dakwah. Tapi bukan berarti trus ketika sudah berkeluarga dia tidak lagi bisa berdakwah dan beraktifitas, justru bertambah kontribusinya karena ada yang mendukung.dan membantu. Asalkan bisa memenejemen waktu dengan baik dan mempertimbangkan fiqih prioritas, Insya Allah bisa seimbang.
Yuk, jangan hanya berdiam diri saja, jangan termasuk golongan muslim yang duduk. Terus berkarya dan bersabarlah. Insya Allah Allah maha tahu yang terbaik buat kita, siapa dan kapan waktunya. Dengan waktu yang kita miliki kita bisa mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan terus berkontribusi menuju kejayaan ummat.
..::Wallahu a’lam bishowab::..
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Di balik kekurusanaku ^_^
Pertanyaan ini, sering sekali ditanyakan kepadaku sejak dulu, dan jawabanku beberapa waktu terakhir ini hanya dengan senyum, sebab aku sudah capek menjawabnya, juga perasaan usahaku untuk itu sudah maksimal. Dan pertanyaan itu adalah, "Kamu kok nggak gemuk-gemuk Wy? Kapan gemuknya?" Nah :D
Yang pasti sampai sekarang aku masih tetap langsing, bahkan menjadi ikon di almamaterku (poin positif sebenarnya, karena justru dengan fisikku ini aku selalu diingat Guruku, Abuya. Sebab jika memberi contoh kurus, pasti beliau menyebutku, tidak teman kurus yang lain).
Memang seperti ada kebiasaan tidak tertulis, bahwa pelajar di asrama Rushaifah, Masyru' Al-Malikiyyah (tempatku belajar) adalah rata-rata bertubuh gemuk dan segar, apalagi alumnusnya. Hanya bisa dihitung beberapa yang kurus, dan salah satunya adalah aku.
Berbagai usaha penggemukan sudah pernah aku lakukan (tentu yang alami), namun hasilnya tetap tidak ada perubahan. Malah yang antik adalah, timbangan berat badanku sejak aku masuk 8 tahun silam sampai sekarang, adalah tetap ! Laa yazid wa laa yanqush (tidak bertambah tidak pula berkurang).
Dulu aku pikir kurusku adalah sebab sakit, tapi setelah operasi, ternyata tetap saja. Cacingan juga tidak. Ke kamar kecil untuk BAB juga frekwensinya tidak seperti teman-teman yang berbadan jumbo. Lah terus ke mana larinya itu makanan? Kentut doang? :D
Aku pribadi sih sebenarnya tidak terlalu memusingkan soal gemuk atau tidak, namun hanya penasaran saja, sebab secara makanan, menunya, alhamdulillah selalu enak. Sangat mendukung sekali untuk proses penggemukan.
Namun, sebuah momen di madrasah kemarin, membuatku sadar, kalau selama ini, dalam hal bahwa "makan biar gemuk", adalah ternyata cara berpikir yang salah. Cara berpikir yang sama sekali tidak mencerminkan adanya ketawakkalan. Lah kok? Jauh banget hubungannya?
Ustadzku yang menerangkan hal ini, saat membahas tentang hamburger dan fastfood yang lain dan hubungan makan dengan gemuk. Jadi kalau ada yang bilang bahwa makan itu biar gemuk, maka orang seperti ini tidak mengerti dengan baik makna kehidupan. Walah :D
iya, sebab makan adalah untuk bertahan hidup, dan makan adalah salah satu sarana untuk memperkuat punggung agar bisa tegak saat ibadah (maa yasuddu bihir romaq). Soal gemuk atau tidak, itu mutlak kembali kepada Allah, bukan wilayah kita.
Lebih salah lagi bagi yang kurus dan makan apa saja sambil berpikir, bahwa makanan yang dia konsumsi, tidak akan membahayakan (semisal makanan berkadar gula tinggi dan berkolesterol), karena dia kurus, dan yang bahaya makan kea gituan cuma orang gemuk yang memang mudah kena obesitas, tensi tekanan darah, dan diabetes. Kasusnya hampir sama dengan soal gemuk penggemukan tadi.
Namun keluar dari semua itu, sebenarnya bagiku pribadi banyak hal positif yang bisa aku rasakan dengan fisikku yang kurus dan tidak proporsional. Setidaknya aku merasa sangat santri sekali yang memang identik dengan tubuh kurus sebab ditengarai sering tirakat (bedanya saja, aku sama sekali tidak tirakat :D)
Ya tetapi tentu saja tetap menyebalkan dan membuat hati dongkol saat ada teman yang gemuk menyinggung kurusku tetapi dengan nada menghina. Nah saat seperti ini, biasanya aku bungkam teman yang seperti ini dengan fakta dan data, bahwa dalam kitab suci manapun dan ajaran para Nabi tak ada satupun yang memuji kegemukan, bahkan dalam Taurat disebutkan bahwa Allah Melaknat Ulama' yang gendut, nah.
Biasanya sih kubeginikan dia, ayo coba datangkan satu saja dalil ekselensi gemuk. Kamu paling bisanya memberi contoh beberapa ulama' yang gemuk, itu hanya minoritas, lagian mereka juga gemuk ilmu. Nah kalau aku bisa menghadirkan buat kamu puluhan dalil yang memuji kurus dan mengecam gemuk :D
Kadang dikatain, Kyai kalau tidak gemuk tidak punya wibawa. Aku hanya menjawab sederhana, memangnya kita belajar ini niatnya jadi Kyai? Lagipula wibawa adalah bukan dari gemuknya, tapi dari ilmu dan kesalehannya itu. Berapa banyak Ulama' bertubuh ceking tapi gertakannya menggoncang dunia?
Alhasil, soal gemuk-kurus ternyata menjadi pembahasan sendiri dalam ilmu tazkiyatun nafs, ilmu penjernihan hati. Dan bab yang dibahas dalam hal ini sangat lebar sekali. Pada akhirnya adalah intinya bukan pada itu, tetapi pada seberapa ketawakkalan kita dan kejernihan hati kita menanggapi fenomena gemuk kurus, juga seberapa sanggup kita untuk tidak mengurus fisik teman.
Karena Allah Ta'ala tidak melihat pada fisik dan bentuk tubuh, tetapi hanya melihat pada taqwa dan hati seorang hamba itu.
~~@~~
by : Awy' Ameer Qolawun-Dua
Seman untuk bersyukur, apapun bentukku, apapun keadaanku,, aku bersyukur ya Alloh, Engkau memberikan kesempurnaan kepadaku, kesempurnaan untuk berpikir, untuk semakin dekat denganMu.. Ya Alloh, aku hanya ingin Engkau...
I
Akan ku jaga diriku karena aku adalah aurat.
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh..
BISMILLAHIRROHMANIRROHIM..
Dikatakan dalam hadits Rasulullah saw, bahwa wanita adalah aurat. Maka aurat itu wajib ditutupi. Semua tidak akan terealisasi jika penampilannya selalu memamerkan aurat, yang senantiasa menebar pesona keindahannya. Keindahan bentuk tubuh yang memikat, yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT kepadamu, misalnya paras cantik menawan dan memikat hati bagi siapapun yang melihatmu sampai mengundang decak kagum. Ingatlah! Semua itu akan ditelan usia. Wajah cantik akan keriput dimakan usia, kemudian mati dan jadi santapan cacing-cacing tanah dalam kuburnya.
Kecantikan fisik bukanlah menjadi jaminan keimananmu seseorang, lebih-lebih kecantikan itu bisa direkayasa.
Dari dalam hati akan muncul kecantikan yang hakiki. Dari dalam hati pula munculnya keimanan. Karena baik buruknya seseorang tergantung dari hatimu. “sesungguhnya, didalam tubuh terdapat segumpal daging, yang apabila ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya, dan apabila ia rusak, maka rusak pulalah seluruh tubuhnya. Ketahuilah, itulah hati.” (HR. Bukhari Muslim)
Agamamu dapat tampak dari luar, tapi imanmu hanya ada dalam hatimu. Mohonlah kepada Allah SWT untuk melunakkan hatimu dan membimbingmu ke Shirathal Mustaqim, bukan maqdlubi alaihim wallad dlaallin
Ketika mutiara memberi pesona pada wajah yang cantik
Dan meninggikan kecantikannya
Maka engkaulah wajah cantik
Yang memberi pesona pada mutiara
Ia tak menghiasimu
Tapi ia dihiasi oleh kecantikanmu...
Wassalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Semangat3X
Selasa, 26 April 2011
Suami
ku terima engkau,apa adanya...!!sukamu,sedihmu,bahagiamu,susahmu,sakitmu,sehatmu dan setiap kehidupanmu adalah bagian dari hidupku..yang ku terima dengan kegembiraan dan kesyukuran kepada Allah..ku janji,tak akan pernah meninggalkanmu sendirian..membiarkanmu terjatuh,sakit dan terluka..ku akan tetap bersamamu...ku ingin menjagamu...menjadi bagian terindah dalam hidupmu...sepanjang lembaran hidup kita..yang akan kita lukis warna-warna bahagia...demi menggapai keridhoan Allah dan Syurga Cinta..*
amiiin..bersama hingga kubawa kau wahai sang permaisuri..diatas kuda perangku...bertempur melawan waktu,menerjang badai pasir dan debu,berlari susuri lembah-lembah yg indah,memandangi pantai dan mentari yg mulai memerah..seberkas cinta ada diwajahmu..begitu indah,tatkala..kesholehanmu tetap terjaga,keimananmu kian merekah,dan taqwa yg semakin harum..bagai mawar merah yg telah kujinakkan dijemari pengorbananku...kita jejaki kehidupan,dan kita warnai dengan kebahagiaan..hingga sampai kita didalam Taman yg indah,taman tersembunyi,taman yg menawan...yg hanya ada kita dan Ar-Rahmaan..diselaksa Syurga dan istana yg mungil u/kita tempati...bahagia sebelum bahagia sebenarnya...syurga sebelum syurga sebenarnya...dipersaksian cinta dan kesetiaan jiwa dan kemesraan...yg telah larut dalam mihrab Cinta..dan Tabir harapan...menanti Cinta kita disemikan...hingga bunga-bunga tak akan layu,dan duri-duri pun patah..hingga tiada yg terluka dan kesedihan...yg ada hanya ridho pada Yang Maha Penyayang...bersama selamanya...bahagia
Cinta abadi sang kekasih hati ??? Ketika kau tatap mataku dilembaran malam...Rembulan menuliskan kisahnya dalam sejilid kalam..Bintang sebagai tanda baca...Tentang kalimat cinta tiada akhir...Kau tanyakan padaku: adakah waktu untukku..Bukankah sudah menjadi takdir...Waktuku tercipta hanya untuk mencintaimu ... .?.•´¯`•.¸¸.•?•.¸¸.•´¯`•.?..•´¯`••.?.? Ku Titipkan Hati ini Hanya Untuk-Mu ?.?.•´¯`•.¸¸.•?•.¸¸.•´¯`•.?..•´
Tahukah kamu.. bahwa cinta itu fitrah, karena ia fitrah maka
kebeningannya harus selalu kita jaga. Fitrahnya cinta akan begitu mudah
mengantarkan seseorang untuk memiliki kekuatan untuk berkorban,
keberanian untuk melangkah, bahkan ketulusan untuk memberikan semua
perhatian.
Namun, ada satu hal yang membedakan antara mereka dan wanita-wanita
lainnya.. Mereka memiliki cinta yang suci untuk-Nya.. Mereka mencintaimu
karena-Nya, berkorban untukmu karena-Nya, memberikan segenap kasihnya
padamu juga karena-Nya… Itulah yang membedakan mereka..
Tak pernah sedetikpun mereka berpikir, bahwa mencintaimu karena fisikmu,
mencintaimu karena kekayaanmu, mencintaimu karena keturunan
keluargamu.. Cinta mereka murni.. bening.. suci.. hanya karena-Nya..
Kebeningan inilah yang membuat mereka berbeda… Mereka menjadi anggun,
seperti permata-permata surga yang kemilaunya akan memberikan cahaya
bagi dunia. Ketulusan dan kemurnian cinta mereka akan membuatmu menjadi
lelaki paling bahagia..
Kamis, 21 April 2011
Filosofi Violet
Saya tidak terlalu menyukai bunga violet, karena disini jarang dan saya belum pernah melihatnya secara langsung kecuali melalui browsing.
Tetapi sejak saya membaca sebuah cerita tentang perjuangan bunga violet, yang kecil untuk menjadi bunga yang kuat dan menginginkan tinggi menjulang seperti mawar. Saya mulai menyukainya..
Mungkin, kisah violet ini seperti saya, dengan postur pendek dan penampilan yang kurang menarik banyak orang meremehkan saya, menghina saya atau melihat saya dengan cara picik dan menyakitkan. Namun, setiap saya merasakan sakit itu, alhamdulillah semangat saya selalu muncul dan Alloh SWT selalu memberikan kekuatan kepada saya untuk membuktikan apa yang mereka katakan itu lemah.Dan tentu saja mereka salah.
Pengalaman ini adalah pengalaman terbesar dan paling menyakitkan dalam sejarah hidup masa remaja saya. Namun, pengalaman ini memberikan hikmah yang sangat besar, saya harus menjadi seperti bunga violet, dengan semangat juang tinggi tak akan pernah menyerah hanya karena cibiran orang lain yang memandang hina, remeh kepada kita. Bukan karena kita melakukan kesalahan, tetapi karena fisik saya jelek.
Saya akan buktikan kepada mereka yang menghina saya jelek, bahwa wanita jelek seperti saya, bisa menjadi seseorang yang berguna dan bahkan melebihi dari mereka. Dan biarpun mungkin mereka tampan atau cantik, tetapi itu tak akan pernah berharga jika mereka selalu mengganggap diri mereka yang paling dan melupakan penciptaNya..
Itu seklumit kisah saya, yang sangat mirip dengan violet.. Saya adalah violet kecil dan kerdil yang ingin kuat dan kokoh dan menjadi lebih bermanfaat, mengeluarkan kecantikan dari dalam meskipun tak punya kecantikan dari luar.
Saya disini juga ingin berbagi mengenai filosofi makna violet.
blue violets melambangkan kebenaran dan keteguhan, white violets
melambangkan kesederhanaan dan kerendahan hati dan yellow violets
menyampaikan nilai-nilai yang sederhana dan rendah hati.
Violet membawa janji tentang kehidupan yang lebih baik dan maju. Konon, karangan
bunga violet yang dikenakan di kepala dapat mencegah sakit kepala/pusing.
Dianggap pula bahwa bunga violet adalah hadiah keberuntungan bagi setiap perempuan
yang menerimanya dalam semua situasi, tetapi, ketika bunga violet mekar di
musim gugur, wabah akan datang dalam tahun itu.
Udah gitu, menurut sejarah, Napoleon adalah penggemar berat bunga violet.
Ketika dia menikahi Josephine, pengantin perempuan memakai bunga
violet, dan setiap kali ulang tahun perkawinan, Napoleon selalu mengirimkan
sebuket bunga violet kepadanya. Nggak heran kalo pendukung Bonaparte menggunakan
violet sebagai emblem mereka dan Napoleon punya nickname “Corporal
Violet”.
Bunga: Violet
Makna simbolis: Kesopanan dan Kesederhanaan
VIOLET (Aku cemburu)
Bunga Violet juga disebut sebagai bunga penetralisir hubungan cinta yang nyaris berantakan. Karena bunga Violet bermakna “Aku masih mencintaimu, maka dari itu aku cemburu bila kamu dicumbu orang lain !” Asyik nggak tuh di cemburuin.
February
Violet or Primrose
Warna Bunga : Violet, langit biru atau kuning
Arti : kesopanan; kesetiaan; kebajikan / cinta muda